Namanya juga anak anak

16 05 2008

Abenk \"My lovely husband\" dan keponakan

Saya dan keponakan tercintabeberapa hari lalu keponakan2  tercinta yang tergabung dalam bandit kecil menghabiskan weekend-nya di rumah saya. Rumah yang pada hari hari biasa hanya terisi oleh saya dan pembantu, minggu lalu ramai sekali ada bapa dan mama, kakak pertama, kaka kedua lengkap dengan anak masing masing juga adik saya yang terobsesi menjadi “raja jagung” (nang dislesaikan dulu aja kuliahnya, jangan mangkir!). Pastinya pada akhir minggu itu pun suami saya pulang, menambah hingar bingar dan kehangatan rumah. Pastinya suara teriakan anak-anak yang bermain, gelas pecah, tangisan, becek ompol dan kamar mandi yang dijadikan ajang bermain, merupakan pemandangan yang langka ditemui sehari hari.

dari kiri-ke kanan: Ajeng Fatikasari-kaos putih (anak pertama dari kakak pertama), Hamzah Wijaya & Dia Humaira (anak pertama dan kedua dari kakak kedua), Diva Septiana, Anindhita Ramadhani (dipangku)–> anak kedua dan ketiga dari kakak pertama. Mereka memanggil saya dengan sebutan “Tante Liu”, panggilan mereka membuat saya tersenyum dan kenakalan mereka tak sanggup membuat saya marah meskipun kenakalan mereka membuat pintu rumah saya rusak, gelas pecah, hiasan angsa dan gelas juga pecah  :) namanya juga anak anak