Larangan Ringtone Ayat-ayat Suci Alqur’an

16 04 2009

Di india yang notabene penduduk muslimnya lebih sedikit dari Indonesia kita tercinta ini, malah lebih dulu membuat larangan ringtone ayat suci al qur’an. Kayaknya pemerintah kita boro boro itu yang dipikirkan malah sibuk ngurusin caleg, ditambah caleg pada gila pula. Btw, gw setuju banget sama larangan yang dibuat oleh pemerintah india. Kenapa?

Pertama : karena pada saat nada panggil alunan ayat suci berbunyi maka otomatis si empunya HP buru-buru menerima panggilan itu yang menyebabkan ringtone berhenti seketika itu. Nah coba kita fikir kalo ayat suci alqur’an terhenti tidak pada pemenggalan yang benar maka akan mengubah makna…bukannya ayat-ayat suci itu harus didengarkan dengan penuh khusyuk dan bukannya terpotong gara-gara kita mengangkat telfon.  Beberapa kali saat saya naik kendaraan umum saya menemukan orang orang yang menggunakan alunan ayat suci untuk nada panggil dan kebanyakan justru mereka yang mempunyai penampilan sangat islami,  saat ayat suci mengalun tiba tiba terpotong dengan..” Assalamualaikum ..bla bla..”.

Kedua : HP itu kan di bawa-bawa kemana saja termasuk ke WC, dan siapa sih yang bisa mencegah untuk ngga telfon saat kita di WC. Apa pantas di dalam WC mengalun ayat suci?  Relakah saat di WC umum tiba tiba mendengar ayat suci mengalun dari dalam WC sebelah.

Menurut saya, masih banyak bunyi suara lain kok yang bisa digunakan untuk ringtone, Biarlah ayat-ayat suci alqur’an itu di dengarkan di tempat tempat yang memang seharusnya. Setuju teman-teman..?





Sang Waktu

10 04 2009

Nemu puisi lagi tadi waktu beres beres ruang kerja di rumah,…bosen dengan tatanan yang lama jadi pengen ganti suasana mejanya di taruh deket jendela biar kalo lagi mentok bisa sembari lita halaman dan pohon pepaya he.he…

lumayan banyak kertas kertas ga kepake yang dibuang…pastinya di baca dulu lah ya..biar surat surat penting mungkin kertas cek, deposito kebuang kan ngga rame…(huu gaya lu…). Anyway gw nemu secarik kertas berisi puisi, tadinya mau gw buang tapi gw pikir-pikir bagus juga ternyata (menurut gw). Kadang gw suka heran sendiri kok gw bisa yah nyusun puisi, eh ini bukan pertama kalinya loh puisi yang gw tulis….gw sendiri ngga tau dalam keadaan bagaimana roh pujangga itu menghampiri gw sehingga gw bisa nulis kata kata puitis, hmm sampi sekarang masih menjadi pertanyaan di benak gw…But lets see, judulnya “sang Waktu”

Hari berlalu begitu cepat,
terlalu cepat…
hingga aku merasa tidak pernah siap
menghadapi esok
dan tak pernah cukup melakukan sesuatu hari ini
dan begiti banyak pekerjaan yang tersisa kemarin

waktu berlari begitu cepat
terus mengejarku
entah sampai kapan
tapi kuyakin suatu saat akan berakhir

tubuh ini begitu lelah
jiwa ini pun lelah
dengan kesendirian yang panjang
serta kesepian yang menyiksa….

12 Des 2008….

Melow banget yah friend, padahal kalo gw tes kepribadian hasilnya gw seorang koleris…kok bisa melow begitu yah kadang kadang…he..he…





Sempurna

4 04 2009

Saat kumencoba menyukaimu dengan jujur

Kau membuatku membencimu

Saat kumencoba memberikan yang terbaik untukmu

Kau menganggapku salah

Saat kumencoba menyenangkanmu

Kau memandangku curiga

Saat kumemberikan waktu dan perhatianku

Kau bilang aku posesif

Saat kumenginginkanmu

Kau pergi

Saat kuingin mengadu

Kau bilang aku payah

Saat ku mencoba mencintaimu dengan cara yang sempurna

Kau malah  sempurna menyakiti hatiku…….