Cystatin C

Pengukuran yang cepat dan akurat dari fungsi ginjal sangat penting untuk mendeteksi perkembangan disfungsi ginjal. Kecepatan filtrasi glomerulus (glomerular filtration rate [GFR]) dapat dikatakan sebagai penanda terbaik untuk mengetahui fungsi ginjal. Pengukuran cystatin C pada serum merupakan suatu tes untuk memperkirakan penurunan GFR . Cystatin C adalah suatu inhibitor cysteine protease endogen yang diproduksi oleh hampir semua sel berinti dengan kecepatan yang konstan dan secara struktur merupakan senyawa berbobot rendah yaitu sekitar 13 kD. Cystatin C merupakan suatu molekul yang memenuhi kriteria penanda biokimiawi untuk mengetahui fungsi ginjal, yaitu secara bebas difiltrasi di glomerulus kemudian direabsorbsi dan dimetabolisme melalui sel-sel tubulus proksimal. Selain itu, cystatin C memiliki sensitivitas yang tinggi, yaitu 97%, dan memiliki nilai prediktif negatif yang tinggi, yaitu 96%. Cystatin C dalam tubuh lebih banyak dalam keadaan dimetabolisme daripada diekskresi maka konsentrasi cystatin C dalam urin rendah dan urinary excretion rate dari cystatin C tidak dapat digunakan untuk mengukur GFR. Namun, konsentrasi cystatin C dalam serum dapat mewakili pengukuran GFR. Cystatin C merupakan penanda superior untuk deteksi disfungsi ginjal yang sangat sensitif, bahkan terhadap perubahan kecil dari GFR. Cystatin C dapat digunakan juga sebagai penanda inflamasi yang memiliki prognostik yang penting, dan sebagaimana penanda inflamasi lainnya, konsentrasi plasma yang meningkat dapat terjadi pada pasien dengan penurunan klirens ginjal. Hal ini disebabkan karena pada keadaan inflamasi terjadi kerusakan vaskular, disekresinya sitokin inflamasi, yang kemudian akan meningkatkan produksi elastolytic cysteine protease yang diimbangi dengan peningkatan inhibitornya, yaitu cystatin C. Pada pasien aterosklerotik hipertensi dengan nilai cystatin C berada dalam interval referensi, memiliki kesempatan yang lebih tinggi untuk sembuh daripada pasien dengan nilai kreatinin yang ada dalam interval referensi. Peningkatan kadar cystatin C menunjukkan tahap awal kerusakan ginjal dan kadarnya meningkat pada saat GFR menurun sampai ~88 mL/min. Nilai normal Cystatin C 

Jenis Kelamin Nilai Normal
Laki-Laki 0.57-0.96 mg/L
Perempuan 0.50-0.96 mg/L

 

One thought on “Cystatin C

  1. salam kenal
    cystatin c ini memang dikatakan lebih sensitif dalam mendeteksi penurunan fungsi ginjal sedangkan kreatinin baru akan meningkat kadarnya bila fungsi ginjal GFR sudah berkurang 50%.
    cystatin c ini juga tidak dipengaruhi oleh massa tubuh seseorang atau pengaruh diet.
    kalau Trilsky tahu tentang formula Amal dan Hoek untuk pengukuran GFR berdasarkan cystatin c, boleh bagi? (dengan demikian, cystatin c ini ternyata bisa dibuatkan rumus untuk menghitung GFR, hanya sayangnya buat orang dewasa saja)
    thanks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s