Handphone

Siapa sih sekarang yang tidak punya hape, bahkan tukang tahu keliling di komplek rumah saya yang setiap hari memikul tahun sambil berteriak ” tahu…tahuu…” sejenak berhenti oleh suara ” bip…bip”  dari kantongnya. Katanya sms dari bu Dedi, minta diantar tahun kuning Rp 5000. Adalagi tukang baso keliling yang suka nangkring di depan kantor, ternyata dia on call (jadi dia bakal dateng kalo di sms). Gile!

Transfer teknologi sedemikian luasnya, bahkan katanya ada yang rela ga makan asal punya pulsa (masa sih?), apalagi saat ini beberapa provider mengakomodir kebutuhan kalangan bawah dengan menyediakan pulsa prabayar yang sangat terjangkau ( kalo ngga salah bahkan ada yang jual pulsa isi 1000 loh). Jadi semakin mewabahlah alat komunikasi yang punya nama beken “hape”. Buat temen temen yang di LN, bahkan para petani yang mencangkul sawah di bawah terik matahari-pun di saku celananya ada hape juga loh,…

Seiring dengan terus berkembangnya feature hape, merk apalagi, pengguna juga beraneka warna (kaya-miskin, kota-desa,majikan-pembokat, wis pokoknya kabeh), ternyata beberapa kelompok meneliti efek samping hape

1. Penggunaan Hape di pesawat mengganggu sistem komunikasi pesawat

2.Terlalu sering online Hape menganggu produksi sperma

3.Sinyal Hape memicu kanker mulut

Fenomena lain lagi dari merebaknya HP adalah kesulitan membedakan orang waras dan orang gila (loh kok?). Iseng memperhatikan perilaku orang orang disekitar, coba kita lihat di mall banyak sekali orang wira wiri sambil ngoceh sendiri dan dikupingnya menempel earphone ada yang wireless ada yang pake kabel, di jalan raya juga banyak pengendara mobil motor seorang diri bercuap cuap, bahkan di angkot (saya pernah terkejut dengan penumpang bis di sebelah saya yang tiba tiba menangis sambil berbicara sendiri, tangannya tidka memegang hape, tapi memang di kupingnya bertengger earphone kecil yang nyaris ga kelihatan karena tertutup rambut). Nah sekarang pertanyaanya : siapa sih yang tau kalo sebetulnya tidak ada yang sedang berkomunikasi via hape dengan ybs, nah jadi ga susahkan ngebedain yang bener bener di telp dan yang ngoceh sendiri padahal ga ada yang telp or ngajak ngomong.

Nah hati hati yah, coba tengok ke sekililingmu apakah ada yang saat ini sedang bercuap cuap sendiri? pastikan bahwa ada lawan bicaranya, jika tidak ada lawan bicaranya maka kalian harus waspada siapa tau sedetik kemudian orang itu sudah menyerangmu (gilaaaaaaaaaaaaaaaaa)

2 thoughts on “Handphone

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s