krisis kembali terjadi, stelah tahun 98 kita di hantam krisis (waktu itu saya masih kuliah). Satu dekade berlalu kini tahun 2008 krisis datang lagi, krisis ekonomi, krisis pangan. Berita tadi pagi mengabarkan banyak kalangan menengah ke bawah mengurangi konsusmsi makan, apajadinya? Tanpa krisis pangan-pun banyak sekali kasus kelaparan…

Krisis semacam ini di satu sisi bagi sekelompok partai oposisi merupakan angin segar untuk menumbangkan lawan politiknya, apalagi kalau bukan melengserkan presiden seperti tahun 1998. Oleh sebab itu pemerintah saat ini harus super hati hati dengan setiap keputusan politik, ekonomi-nya kalo tidak ingin tumbang di tahun 2009.

Berita yang santer terdengan di tengah krisis pangan yang mencekik saat ini adalah pemerintah akan menaikkan harga BBM bersubsidi, artinya membunuh rakyat kecil. Seperti lagu Iwan Falls yang sepertinya akan terus melegenda : BBM melambung tinggi, susu tak terbeli, nasi tak terbeli….

Semoga pemerintah saat ini masih ingat dengan formula di tahun 1998, dan tidak akan melakukan kesalahan yang sama. Apa rumusnya? Jika dalam keadaan krisis pemerintah menaikkan BBM maka Presiden turun, artinya jika BBM naik maka Presidenlah yang akan turun. Pilih Mana?

Advertisements