Sang Waktu

Nemu puisi lagi tadi waktu beres beres ruang kerja di rumah,…bosen dengan tatanan yang lama jadi pengen ganti suasana mejanya di taruh deket jendela biar kalo lagi mentok bisa sembari lita halaman dan pohon pepaya he.he…

lumayan banyak kertas kertas ga kepake yang dibuang…pastinya di baca dulu lah ya..biar surat surat penting mungkin kertas cek, deposito kebuang kan ngga rame…(huu gaya lu…). Anyway gw nemu secarik kertas berisi puisi, tadinya mau gw buang tapi gw pikir-pikir bagus juga ternyata (menurut gw). Kadang gw suka heran sendiri kok gw bisa yah nyusun puisi, eh ini bukan pertama kalinya loh puisi yang gw tulis….gw sendiri ngga tau dalam keadaan bagaimana roh pujangga itu menghampiri gw sehingga gw bisa nulis kata kata puitis, hmm sampi sekarang masih menjadi pertanyaan di benak gw…But lets see, judulnya “sang Waktu”

Hari berlalu begitu cepat,
terlalu cepat…
hingga aku merasa tidak pernah siap
menghadapi esok
dan tak pernah cukup melakukan sesuatu hari ini
dan begiti banyak pekerjaan yang tersisa kemarin

waktu berlari begitu cepat
terus mengejarku
entah sampai kapan
tapi kuyakin suatu saat akan berakhir

tubuh ini begitu lelah
jiwa ini pun lelah
dengan kesendirian yang panjang
serta kesepian yang menyiksa….

12 Des 2008….

Melow banget yah friend, padahal kalo gw tes kepribadian hasilnya gw seorang koleris…kok bisa melow begitu yah kadang kadang…he..he…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s