Gastritis

selasa

hari senam,  ada aerobik tiap selasa dan jumat seusai jam kantor pastinya

antara iya dan engga, pertama karena besok mw dinas ke surabaya, kedua pengen banget karena lama gak senam

akhirnya senam…fiuuh capek banget agak gak high impact si instrukturnya—busset deh

laper…

stelah senam, masih pake baju senam tuh gawe lagih..karena ada beberapa surat penting yang harus di follow up hari itu juga, dan beberapa hal lain yang harus selesai sebelum aku ke surabaya.

18.30 selesai..

hmmm keluar ciliwung hmmm WarJo masih buka (terbayang sup buntut)..dinner sendirian di WarJo, ngga tahan soalnya kalo mw makan di rumah kburu hipoglikemia nanti.

Akhirnya 1 porsi sup buntut disikat habis.

Pulang…

Ada yg aneh, prosesing kayaknya ngga jalan. Lambung terasa penuh.

Sampe rumah mandi etc. Ngrebus telur 2 biji, satu untukku satu untuk lia begitulah rencanaku.

menengok BB dan balas beberapa comment, serta beberapa sms lalu berangkat tidur.

tapi mataku tidak mau terpejam, perutku ampun deh rewell…nyeri sekali…ada apa ya pikirku..

sekitar jam 22.30 terjadi refluks…mulutku penuh dengan isi perut yang naik

sesi pertama refluks aku masih oke, sikat gigi lalu kembali ke kamar

nyeri makin terasa, dan refluks yang kedua terjadi …hampir tumpah dikamar

yang kedua kalinya mulai menurunkan kesadaran…sejenak memeluk pintu untuk menopang badan. kakiku mulai dingin…

terduduk lemas di ruang makan…menunggu refluks ketiga

refluks ketiga membuat mataku berkunang kunang…

semakin panik karena aku sadar saat itu sendirian di rumah

calling hubby cuma masuk ke mailbox

merasa sendiri..mencoba bertahan sampe besok pagi dan menabahkan diri untuk tidur…tapi totally failed

sakit itu benar-benar membuat ngantukku pergi entah kemana.

kulihat jam menunjukkan pukul satu dini hari dan rasa mual serta sakit yg menyerangku tak kunjung reda…aku teringat seorang teman yg belum lama meninggal sendirian di kamar

aku ngga mau seperti itu…dengan tangan gemetaran aku telp adik mama yg lumayan dekat rumahnya.

01.30 masuk UGD RSU—-, pertama melihat tempatnya aku pengen balik ke rumah…tapi sakit ini ngga bisa kompromi

korban pertama vena kananku pecah, huh dasar perawat itu sudah kubilang vena ku tipis yang kanan.

suntikan penghilang rasa sakit yg pertama masuk via vena tangan kiri, yang kedua via vena dekat pergelangan tangan kanan (not recomended, sakit banget tuh inject via pergelangan)

beberapa jam kemudian petugas lab dateng mau ambil darah, ya ampiuuun vena mana lagikah,,,, terpaksa vena kiri di tusuk lagi…udah ga berasa sih soalnya neri di perut lebih dahsyat…

menjeang pagi dokternya baru dateng…bilang gastritis akut…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s