Tour de europe

Alhamdulillah setelah hampir 2 bulan selesai juga postingan ini dibuat. mohon maaf kalo banyak typo. Maklum nulisnya nyambung-nyambung gak keruan. Susah banget cari waktu kosong pas internet juga ada hahaha buat update blog saya.

Semoga bias menginspirasi hal baik bagi pembacanya. Selamat jalan-jalan di blog saya ya…

Day 1. 27 Maret 2015

Thank you Allah…we are all safe
Selamat ngga ada halangan apapun
Jakarta – KL – Frankfurt – Zurich
Sampai di frankfurt pagi sekitar jam 07.00 CET. Ngga mandi ngga sikat gigi karena lupa sikat giginya disimpen di koper. Ada prosedur imigrasi di sini. Yah setelah hampir 7 tahun akhirnya menginjakkan kaki di frankfurt lagi. Petugas bandara di frankfurt ini ramaaaahhh banget (pas yg saya temui, ga tau yang lain). Saya kasih nilai smile untuk pelayanan mereka.

Jam 09.00 CET lanjut terbang ke zurich waktu tempuhnya sekitar 1 jam. Sampai di Zurich sekitar jam 10.00 AM.
Sorenya sekitar jam 5 kita lanjutin perjalanan ke interlaken. Dengan beberapa kali ganti kereta dari Dietikon akhirnya sampai juga di apartment sewaan di Marktgasse, interlaken. Langsung tepar capek banget soalnya lagi pula malam itu hujan. kalo kalian mau tau seperti apa apartment tempat saya tinggal di interlaken, silahkan klik link berikut: Apartment di Interlaken West

 

20150330_200021_LLS

Suasana jam 8 malam di Interlaken West.

2015-03-30 20.06.13

Jungfraujoch tampak dari Interlaken West

20150330_200159_LLS

Bergaya di salah satu sudut Interlaken West

Day 2- Go to Top of Europe – Jungfraujoch
Jungfraujoch merupakan top of Europe di ketinggian 3454 m, puncaknya ditutupi oleh salju abadi. Bahkan pada saat saya akan mendarat di swiss puncaknya jelas sekali seperti gumpalan awan putih. Iya mirip sekali awan.

Saya rasanya belum puas di kunjungan pertama lain kali saya ingin menghaniskan liburan di jungfraujoch lebih lama dan mencoba semua oleh raganya. Jungfraujoch I’ll be back!

Ceritanya ngga banyak banyak ya masih panjang soalnya haha

2015-03-29 09.18.09

puncak puncak bukit yang tertutup salju abadi

 

2015-03-29 09.40.52

Salju abadi yang selama ini hanya katanya. Hari ini melihat langsung. Alhamdulillah

Yapp Jungfraujoch I'm coming

Yapp Jungfraujoch I’m coming

Day 3- Stroll Around Lucerne

Saat lagi beraksi dengan tongsis, tiba tiba ada orang bogor lewat menyapa haha…abdi bandung teh…Ah berasa sedang liburan di taman safari Bogor nih.

Bergaya di icon kota Lucerne

Bergaya di icon kota Lucerne

Day 4
Beli tiket ke paris seharga 160 CHF kelas 1 beruntung banget tuh karena lagi promo, kalo bukan harga promo yg kelas 1 kalo ga salah di atas 200 CHF.
Dapat makanan gratis. Lucunya karena takut dikira bayar jadi tanya dulu. Gratis? Yaa gratis. Satu2nya kata yg sama di semua negara eropa. Gratis
Lumayan sebab makanannya enak enak minumannya juga langsung gragas diambilin.

Waktu tempuh dari interlaken ke Paris 6 jam. Kami sampai di stasiun Gare d Lyon jam 2 siang. Langsung lanjut ke Vaugirard karena kami stay di rue blommet. Jalanan di Paris ini kebanyakan kecil2 dengan bangunan tua yang menjulang tinggi dan mobil2 yg diparkir di sepanjang tepi jalan.

Stroll around Paris in the evening

Stroll around Paris in the evening

Setelah sholat dan istirahat kami jalan2 ke mana lagi kalo bukan ke eifel tower yang legendaris. Jalan kaki, sebab tempat kami stay lumayan dekat, alasan ke dua kereta di paris ngga aman alias banyak copet.

Kami makan dulu sambil menunggu gelap karena eifel makin cantik kalo gelap. Udah jam 8 malem masih terang benderang.

Rugi kalo ke eifel ngga naik ke atasnya. Kami naik dan wuihhhh dingiiiiiiiinn banget. Daaan yang dateng ke sana pasangan2 semua termasuk pasangan gay!!!
Dari atas Eifel kita bisa melihat ke seluruh penjuru mata angin kota Paris. So beautiful. Saya fotoin trocadero dari atas, keren ngga?

Trocadero dari atas Eifel Tower

Trocadero dari atas Eifel Tower

Day 5
Stroll around Paris. Pagi2 udah jajan Macaroon Pierre Hermes yg pistacio dan lime. Enyakk bingitss sumpah dan tenaaaan! Swear. Mau doong nitip kalo ada yang ke Paris
Menyantap macaroons di depan hotel Louvre. Setelah itu lanjoott ke muse du louvre

hap hap jump jump high!

hap hap jump jump high!

Foto foto dan jingkrak2 sekenyangnya. Karena datangnya kesiangan jadi antrian masuk museum udah ujubile panjangnya bikin mualll. Jadi kami cuma blanja sovenir trus lanjut deh ke love bridge. Banyak banget yaa gemboknya kayak nya kalo ga di tutup papan bakal ambruk deh tu jembatan karena keberatan beban. Iih di sini ketemu orang prewedding….kerennn #mupeng

menatap jernihnya singai Seine. Ngayal di masa depan sungai ciliwung bias jadi begini

menatap jernihnya singai Seine. Ngayal di masa depan sungai ciliwung bias jadi begini

Setelah itu nongkrong di salah satu cafe di pinggiran sungai Seine. Ngopi.
Dan lanjut lagi menyusuri tepian sungai Seine untuk nyari masjid dan makan siang halal yang banyak di daerah deket masjid.

Makan siang itu kebab sekitar 300 m dari masjid. Lunch dulu baru ke mesjid. Porsinya raksasa. Separo dibungkus deh.

Suasana masjid di Paris serem karena di pintu masuknya ada tentara lengkap dengan pansernya. Kondisi masjid kotor berdebu. Ada police line di taman masjid yg sudah tak terawat. Saya sedih. Apalagi tempat sholatnya di basement lembab dan pengap. Ya Allah….

Setelah sholat perjalanan selanjutnya adalah galery Lafayette. Mall gitu sih ramee dan brand terkenal semua tapi penataanya lebih keren di grand indo sih. Coba ya tas merk Karl Lagerfield di pajang di antara koridor padahal harganya ampyyyuuun deh. Mahil.

Dari galery Lafayette lalu pulang sebab pesan nenek ga boleh pulang kemaleman ngga boleh mandi kemaleman. Besok pagi perjalanan lanjut ke Spain.

Day 6
Kereta pagi, bertiga naik taksi sopir taksinya namanya brahim. Berangkat dr rumah nenek jam 6. Oh iya sopir taksi ini yg nyariin nenek. Sampai stasiun cepet banget karena masih pagi bener. Dan ga ada kembalian akhirnya diskon 5 €.

Paris – barcelona ditempuh dalam waktu 6 jam. Pemandangan alamnya beda banget sama Pemandangan dari interlaken ke paris. Menuju barcelona Pemandangan berupa padang rumput yg ga terlalu hijau dan didominasi batuan cadas. Dan dikejauhan tampak puncak gunung es pyrenness.

Sampai di Barcelona Sants makan siang dulu. Aku makan salad tuna, enyaak.
Selesai makan jalan ke sebelah yaitu ke stasiun bus menuju Andorra. Kendaraan satu satunya menuju Andorra adalah bus, tak ada kereta apalagi pesawat.

Kami naik bus Alsa seharga 24.75 € selama 4 jam. Asyiknya di bus ini free wifi aah saatnta upload2 foto di Paris.

Menuju Andorra kita melewati tempat kelahirannya motoGP world champion Marc Marquez 😍.

Pemandangan dr barcelona andorra berupa pahatan gunung cadas. Andorra letaknya di gunung cuma anehnya ngga kerasa nanjak. Tiba2 udah sampe andorra aja. #efekwifigratis

Idihh Andorra imut banget, terminalnya mini, kaya kota mainan. Andorra ini negara yang terletak antara Spain dan France. Terdiri dari 2 kota La Massana dan La Vella. Kami stay di La Vella di hotel Hesperia. Ini hotel recommended banget. Bersih, nyaman dan strategis lokasinya. La vella merupakan kota belanja semua merk ada di sini dengan harga di bawah tarif eropa. Percaya deh. Wajib beli di sini. Bahkan merk2 longchamp lebih murah di Andorra daripada di negara asalnya. Furla juga lebih murah di Andorra ketimbang di italy. Saya menyesal belinya di Milan karena menyangka di Milan lebih murah, ternyata lebih murah di Andorra.

Day 7
Shopping mommento. Kalo kalian biasa berkeliaran di mall jakarta bakal kalap belanja di sini. Temen saya beli 2 celana zara cuma 5 € yg katanya di jakarta harga nya masih 500rebuan.
Saya dapet atasan bahan woll zara 5€, celana army bershka 18€, dompet mango 12 €, jam mm93 lotus limmited edition 59 €, longchamp small 46€, pouch longchamp 24€, body lotion l’occitane 24€, sabun muka l’occitane 5€ etc
Oia tau air mineral evian? 1500 ml hanya 0.27 €

2015-04-03 22.44.34

Nah hasil shopping hari ini

Day 8
Ski day!! Beruntung banget ke ski resort dalam minggu ini karena minggu depan tepatnya mulai 12 April di TUTUP  karena udah masuk musim panas. Dari la vella ke vallnord arinsal ditempuh hanya 15 menit saja…Nunggu bisnya di deket FO Mango naik yang L5, tapi kalo mau ski di Ordino naiknya yang L6 atau kalo mau skinya di Grand Vallira naik bis yang L1 or L2. Bayarnya di atas bis.

Biaya ski seharian 36Euro. Naik Cable car 8.5Euro.
Ada beberapa ski resort di sini tapi yang paling bagus adalah vallnord arinsal.

Happy!! akhirnya bias mainan salju #norak

Happy!! akhirnya bisa mainan salju #norak

Day 9
Andorra – Barcelona

Hari ke 9 ngga berasa, harus meninggalkan Andorra tercinta. Ya saya jujur bilang Negara ini menyenangkan. Perjalanan hari ini menuju Barcelona, sejujurnya saya sudah pernah ke sini 7 tahun lalu. Kembali ke Barcelona dan menginap di hotel yang sama haha…Tidak banyak yang berubah dengan Barcelona semua masih sama, bahkan bis HOHO nya juga masih sama. Benar benar gitu-gitu aja. Yang beda kali ini saya nonton dancing fontain. Dulu ngga nonton kenapa ya? Lupa.

Untuk nonton air mancur menari ini, tinggal jalan kaki dari hotel yang letaknya di Tarragona street deket sama Barcelona Sants.2015-04-05 21.00.25 2015-04-05 21.01.14 2015-04-05 21.05.06

Day 10
Hari ke 10 kami keliling  dengan bis HOHO (Hop on Hop off) ada 3 jenis Bus Roja ( Merah). Blava (Biru ) dan hijau, lupa bahasa spanyolnya. Semua tempat yang saya kunjungi hari ini adalah untuk ke 2 kalinya, ngga ada sedikitpun yang berubah, semuanya masih sama dengan 7 tahun lalu. Lihat aja postingan saya tentang kunjungan pertama ke Barcelona ( 7 tahun yang lalu)

20150406_133541_1

Nah akhirnya nemu bangunan yang beda, dulu belum ada nih tower awan bertuliskan Barcelona inspira

IMG-20150406-WA0057_1

Kalo bangunan yang ini semua udah tau, Sagrada familia yang sampai sekarang masih belom jadi

Day 11

Nah ini seru banget, yah pengalaman naik pesawat local dari Barcelona ke Roma, Italia. Yap cuma 1 Jam saja, kalo di Indonesia 1 jam masih antar provinsi, kalo di eropa 1 jam penerbangan udah pindah Negara. saking di sini ukuran negaranya imut semua. Pagi-pagi kita menuju El Prat airport yap dan hari ini si Marc Marquez pas check in juga mau ke Austin.

Laper nongkrong dulu di Café makan croissant dan kopi.

Saat boarding tiba, karena pesawat menuju italia sudah dipastikan sebagian besar orang italia semua penumpangnya. dan setelah beberapa hari di eropa saya mulai bias membedakan jenis bule, saya mulai bias nebak ini bule jenis mana, bule italia, bule spanyol, bule swiss or bule jerman.  nah dari sini saya bias bilang kalo Andrea Ianone itu mukanya italia sekali sebab semua orang italia yang saya temui di dalam pesawat ini mukanya mirip dia. Orang italia itu Chatty dan ceriwiss banget, mereka ramah dan doyan ngobrol. Baru kali ini saya naik pesawat tapi berasa di pasar. RAMEEE banget mulai dari take off sampai landing. Beda 180 derajat dengan pengalaman saya terbang di Indonesia. Kalo di Indonesia mana ada yang berisik ngobrol kayak di pasar. Saya sampek emosi, karena semalam kurang tidur setelah jalan-jalan trus di pesawat semua orang ngobrol dan ketawa kenceng-kenceng. Plus pilotnya udah model pilot peswat tempur. Ngga enak banget bawa pesawatnya terutama pas take off dan landing. lucunya para penumpang bukannya takut malah treak treak heboh dan ketawa-ketawa. Beda banget juga dengan tabiat bule jerman dan swiss, waktu saya terbang dari frankfurt ke swiss semuanya behave ngga ada yang berisik. yah begitu mungkin gaya orang italia.

Kami mendarat di Fiumicino, lalu naik kereta api Leonardo menuju Termini station. dari termini station lanjut naik tram bawah Tanah ke Manzoni. Kami sewa sebuah apartment di Manzoni, beruntung sekali tepat di bawah apartment adalah penjual makanan halal dan bisa bahasa inggris. Buat temen-temen yang eropa jangan harap ya bakal banyak ketemu bule yang bias bahasa inggris kecuali kalian memang ke Inggris.

Lunch dulu di Chicken Café, ngobrol sama yang punya dan pas Tanya apartment yang akan kita sewa di langsung kasih tunjuk bahwa yang punya apartmen udah nunggu dari tadi di luar. ternyata wanita yang pakai jaket tebal warna cream itu Michaela, saya memang sudah info bahwa saya sudah sampai dan jam 15.00 bakal nangkring di depan gate.

Say helo ke Michaela, dannn dia ga bias bahasa inggris. AKhirnya kami ngomong pakai bahasa masing-masing. Michaella terus berbicara ngajak ngobrol dan menjelaskan tiap detik apartment dan cara-cara operasionalnya. Aneka macam maknan sampai champagne tersedia. pertanyaannya adalah : kena charge ngga kalo di makan? trus nanyanya gimana? sebab tante Michaella ga bias bahasa inggris dan saya ngga bawa kamus italia. Aha saya ingat kata2 “gratis yang ampuh. akhirnya saya bilang ” Gratis?” ( dengan intonasi bertanya) dan Michaela happy bukan main waktu saya bilang gratis dia ketawa ” Si si si, Gratis” (artinya iya iya iya gratis) dan kemudian dia menunjuk semua makanan dan bahan makanan sambil bilang gratis. Coba kalo di kita pas Tanya “gratis?” pasti dijawab “hari gini gratisaan? ngga ada ” ( Huuuu…)

Apartmentnya nyaman tralala banget. Highly recommended to stay in rome. ini linknya  Cozzy Apartment in Rome

Saking Cozzy nya males keluar untuk jalan jalan, malah nyuci nyuci karena di sediain mesin cuci plus detergent dan juga softener, disediain juga meja setrika plus setrikanya. Secara ini adalah sudah hari ke 11 pastinya baju kotor udah numpuk dan mulai kekuranga baju jadi pas banget deh nemu apartment yang berasa rumah sendiri begini.

Day 12

Bangun pagi segar, mulai kangen rasa indomie kebetulan bawa, hihi di hari ke 12 ini makan indomie rasanya enakk banget. Apalagi 1 dibagi dua makin dikit makin enak. Ditambah roti dan minum juice yang disediakan Michaella, sebenrnya disediakan susu juga, tapi saya kan ngga bias minum susu yang ada laktosanya.

Hari ini kita dari Manzoni naik tram ke termini lalu di Termini nunggu bis HOHO untuk keliling ROMA. Oh iya kalo kalian adalah kunjungan pertama saya srankan untuk beli tiket sigh seeing saja, simpan struknya untuk dapaet diskon saat di Negara berikutnya naik bis HOHO Sight seeing lagi. diskonnya 20%. lumayan looo

Roma ini penuh peninggalan jaman Romawi, jaman jaman kaisar. sejenak jadi inget pelajaran sejarah waktu SMP. Nah  yang dulu cuma jadi pelajaran sejarah itu sekarang saya kunjungi, Benar-benar nyata sisa peninggalan sejarahnya, paling lengap rasanya di palatine hill yang satu lokasi dengan colosseo. Colosseo ini bukanya baru jam 2 siang, jadi sebaiknya keliling ke tempat lain dulu baru sore ke sini ya

20150408_151612_1

Perfect sky, perfect weather, perfect holiday. Location Colosseo, Rome- Italia

Location : Palatine Hill sisa-sisa bangunan sejarah waktu jaman gladiator masih ada

Location : Palatine Hill
sisa-sisa bangunan sejarah waktu jaman gladiator masih ada

Day 13

Hari ini, pagi pagi kami sudah siap berangkat ke kota fashionnya Italia. Milan !!

semalam sudah packing jadi pagi pagi sudah tinggal berangkat aja. Nah pertanyaannya mau naik apa? Ngga mau lagi naik tram bawah Tanah karena ngga ada elevator sementara kami membawa koper yang berat. Akhirnya kami memutuskan untuk naik taksi, tapi 5 menit hingga 10 menit hingga 15 menit, tidak ada taksi lewat. keputusannya adalah naik bis. Kami naik bis dengan tulisan Termini station di depannya, sesuai tujuan. Bisnya ngga terlalu penuh dan bagus. Di dalam bis tidak ada kondektur, bingung bayarnya gimana Tanya penumpang lain pake bahasa inggris malah ga dapet jawaban jelas. Mau bayar ke supirnya, ga bias karena si supir dalam ruangan sendiri yang tertutup. Akhirnya kami sampai di termini station “gratis” karena ngga tau di mana bayarnya hahaha….

perjalanan menuju Milan di tempuh dalam waktu kurang lebih 4 jam. selalu saja bertemu orang baik yang rela bantu naroh koper saya yang super berat. Alhamdulillah, tapi lain kali kalo liburan begini lagi ngga mau bawa koper gede lagi deh. cukup bawa yang 22 inch aja ya girls!! jangan bawa yang 28 inch, bukan apa apa, BERAT!

Sampai di Milan masih siang, pas banget waktunya makan siang, dan apartment sewa juga dekeeet banget sama stasiun Milano Centrale, tinggal jalan kaki 5 menit sampai. kali ini kami hanya menyewa kamar, bukan whole apartment seperti di Rome. Ini link-nya  Private Room Near Milano Centrale

Setelah naroh barang-barang langsung deh jalan jalan ke Mall paling tua di Milan yang lokasinya deket sama Duomo. Temen saya Prinsa tahun sebelumnya udah pernah ke sini, jadi lebih mudah dan ngga ada acara tersesat.

Mall tertua Galeri Vittorio Emanuelle II, Milan-Italia

Mall tertua Galeri Vittorio Emanuelle II, Milan-Italia

Di Milan ini semua brand ternama ada, yang harganya ngga sopan semua. HAsil belanja di Milan ngga sebanyak waktu di La Vella, saya hanya belanja 1 tas hitam merk Furla karena memang saya ngga punya tas warna hitam, jadi saya memang perlu, bukan kepengenan doing. Di Andorra sebenrnya Furla juga ada, tapi waktu itu saya menahan untuk tidak membeli di sana karena saya piker di Milan harga Furla lebih murah daripada di Andorra, ternyata tidak. Andorra lebih murah. Balik lagi ke Andorra? mau bangett, tapi ngga mungkin hahaha. Ya sudah akhirnya saya beli Furla hitam yang modelnya ngga ada di Andorra. nothing compare jadinya kan

Butiknya Furla di Milan

Butiknya Furla di Milan

IMG-20150409-WA0007_1

awalnya nongkrong di depan butiknya Vivian westsood siapa tau ntar bisa jadi langganannya

Balik ke apartment lagi karena betis udah jerit jerit. Mungkin sampai hari ke 13 ini udah puluhan kilo kaki ini berjalan, sementara kalo di indo ga pernah jalan, paling jalan cuma dari mobil ke ruangan kerja atau dari carport ke rumah.

Day 14
Akibat malemnya kecapean banget dan juga karena sorenya minum kopi espresso jadi semalam susah tidur, baru tidur menjelang pagi, rencana semula mau ke Venice dan Verona. Tapi berhubung jam sudah jam 09.00 CET jadi ga mungkin. Akhirnya kami pergi ke Verona naik kereta yang jam 10.00 CET, harganya cuma 12 euro, murah bingits. Tapi pas lihat keretanya sih masuk akal, keretanya jaduuuul banget, trus yang naik juga jaduul semua, malah masih ada penumpang yang pake hape nokia pisang. Merasa diri terseret mesin waktu ke masa lalu ( maaf lebay). Sampailah kami di Verona, idiih sepi. Belom sempet sarapan pas di Milan tadi, jadi cari kebab, sarapan dulu. selesai makan cari cari bias HOHO seight seeing yang sebenernya berhenti tepat di depan pintu stasiun. tapi kami jalan dulu muter muter. Girls, kota Verona ini kecil banget, keliling naik bus HOHO cuma 1 jam selesai.  Bus HOHO melewati berbagai tempat bersejarah di Verona seperti :The Arena, Casa di Giulleta ( rumah Juliet), Roman Amphitheatre, Kastil Scalligeri, Castelvechio, Piazza Delle Erbe, Lamberti Tower, Porta Borsari, Giardino Giusti, Verona Cathedral, San Giorgi, Zeno Maggiorre, Roman Theatre, San pietro.

Bangunan bergaya renaissance di belakang ada Piazza delle erbe

Bangunan bergaya renaissance di belakang ada Piazza delle erbe

2015-04-10 15.18.29

Air Mancur Britney Verona

2015-04-10 15.59.00

View of Verona City from Scaligeri. Scaligeri adalah kastil cantik yang terletak persis di puncak bukit. Bangunan megah ini dikelilingi benteng, serta taman dan pepohonan yang menghiasi pelatarannya

Day 15
Packing lagi, Pagi ini kami menuju ke Zurich. Naik kereta dari Milano Centrale ke Zurich. Sekitar 4 jam. Kalo yang bilang italia itu Negara mafia salah tapi Negara copet haha. coba aja ke mesin beli tiket maka otomatis akan keluar suara : Beware of pick pocket” berulang ulang. Saya sudah tau kalo wisata di Eropa harus hati hati sama copet, makanya saya nyimpan uang, CC, passport etc yang penting2 ngga di dompet or tas, tapi di RFID pocket traveler yang digantung di leher di balik kaos. Jadi waktu copet sial yang ngubek ngubek tas saya ngga ngambil apa2. Kebetulan tas ransel yang saya pakai cuma saya isi baju tidur dan alat-alat mandi. Saya bersyukur powerbank juga tas furla dan dompet longchamp dan dompet mango gak di ambil. Alhamdulillah ngga sebiji barangpun berpindah tangan.

Shock akibat ulah copet tadi pagi terhapus oleh pemandangan yang indah sepanjang perjalanan menuju zurich. dari sekian banyak tempat yang saya kunjungi di Eropa Swiss lah Negara tercantik yang telah banyak dikatakan orang. Memang cantik.

PicsArt_1428746791217_1

Siang hari kami sampai di Zurich, dan di jemput oleh Joe dan baby Rama.

Day 16
Hari ini kami akan kembali ke Tanah air, Joe menyiapkan aneka masakan khas Indonesia lalu kami makan di teras samping. ala-ala pesta kebun kecil kecilan. Setelah itu jalan jalan di sekitaran dietikon. Saya naik sepeda, sebab cita cita naik sepeda di Rome batal, karena di italia itu pengendaranyanya sembarangan jadi serem juga. Naik sepeda di dietikon enak banget sepi dan udaranya sejuk, karena udah masuk spring, indah banget jadinya sebab bungaaa di mana mana, bahkan ada bunga yang mirip sama bunga-bunga di jepang.

Spring di Zurich, daerah dietikon

Spring di Zurich, daerah dietikon

2 thoughts on “Tour de europe

  1. Trilis, beli tiket bis yg ke Nadorra dr Barcelona pesen online gak?, aku mau kesana, searching di internet eh nemu blog kamu. (Dindin Fabio96)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s