Step step traveling ke UK:

1. Berburu tiket murah ke london di travel fair 9 bulan sebelumnya tiket garuda PP 7.5 juta saja

2. Mengurus Visa UK. Kesan mengurus visa UK adalah Simple dan cepat. UK tidak termasuk negara unieropa jadi visa schengen tidak berlaku di sini.  Caranya mudah klik link http://www.vfsglobal.co.uk/Indonesia

Buat account pada link tersebut, isi data lengkap, pembayaran online, isi jadwal penyerahan berkas, paling pagi jam 07.00 jadi ngga ganggu jam kantor. Waktu itu saya isi jam 07.00, datanglah tepat waktu artinya komit dengan apa yg sudah kita input saat apply aplikasi online. Mereka hanya mengijinkan masuk orang yg namanya terdaftar pada jam tersebut. Maksudnya jika kalian input jam 9 lalu dtg jam 8, maka tidak diperbolehkan. 5 hari kerja visa pun jadi, jadwal ambil visa sore.

3. Setelah visa jadi, jangan lupa cancel bookingan hotel yg free xancelation itu. Kenapa? Karena biasanya yg free cancelation itu harganya selangit. Contoh yg saya book utk buat visa itu total harganya untuk 7 malam 8 hari adalah 36 juta. Jadi harus banget segera cancel setelah visa jadi. Udah cita cita kalo ke london mau tinggal di nottinghill berharap tetanggaan sama Hugh Grant. Via AirBnB dapatlah apartmen impian, victorian style di nottinghill dan dekat tube station.

4. Susun itinerary betulan!. Kalo pas buat visa itinerary nya asal copas dari internet aja. Kuncinya ada di visa memang, sebab percuma semuanya fixed kalo visa ditolak, tul ga? Itinerary kali ini santai, artinya saya tidak mau dikejar kejar waktu di mana semua tempat harus didatangi.  Jadi  1 minggu saya habiskan di London, banyak yg menanyakan mengapa tidak ke manchester? mengapa tidak Ke Edinburg? Kebayang ngga kalo 1 minggu dipakai untuk kesemua tempat itu yang ada capek bolak balik bongkar dan angkat koper. Ada yang tanya lagi juga kenapa hanya seminggu. Fiuh pertanyaan yang sulit di jawab, saya masih ingat liburan 2015, saya bisa 15 hari meninggalkan kantor. Untuk saat ini tidak memungkinkan saya bisa ninggalin kantor lama, selain karea cutiya sedikit juga jadwal kerjaan yg padat merayap.

Dan D day pun tiba lets do the holiday!!

Day 1. London Heathrow,

Rasanya seperti 12 jam ke London, bayangkan berangkat jam 07.15 lalu sampai london jam 6 sore waktu setempat. mengalami siang yang panjang. Hari pertama menginap di Ibis, tidak jauh dari bandara cukup naik shutlle, sampai hotel sekitar jam 8 malam, tadi sempat makan dulu di bandara. Ini adalah pengalaman pertama terbang siang hari. hasilnya sepanjang jalan tidak tidur, untungnya bawa laptop jadi lumayan bisa ngerjain kerjaan kantor, cukup efektif karena di pesawat saya tidak di ganggu oleh telefon.

Tips wajib  untuk simple dan hemat bertransportasi dan stay connect di london selama seminggu.

  • beli Oyster card untuk 1 minggu harganya 38.5 Poundsterling, dengan kartu ini bebas pake bis tingkat dan tube kemanapun yg masuk dalam zona, dibandingkan beli eceran sekali jalan 1 atau 2 poundsterling, tidak efisien. jika dihitung harga eceran 38.5 pounds kurang lebih hanya 18 kali perjalanan, sementara selama seminggu di sana sudah pasti lebih dari 18 kali perjalanan karena daam sehari saja bisa 4 kali atau 5 kali naik tube/bis.
  • download aplikasi citymaper dan tubemap, dengan bekal ini kemanapun jadi udah apalagi kalo udah tau zipostal code-nya, tinggal masukin kodenya maka akan muncul rute dan pemberhentiannya
  • beli nomer 3 UK, harganya 20 poundsterling isinya 12 GB, lebih murah dari telkomsel.

Day 2. Bicester village

Cara ke bicester Village mudah,  naik kereta dari paddington station bayar 21.5 pounds, selama hampir 2 jam akan sampai di bicester village. Itinerary ini agak aneh, biasanya jadwal belanja di hari terakhir tapi ini hari ke 2. Bicester village adalah premium outlet, kalo di jepang punya premium outlet juga yaitu Gotemba. Mengapa pilih hari ke 2 karena mengejar diskon, simple. Harga barang di bicester untuk item yang sama harganya 45% harga barang di jakarta, kebayang dong kalo masih dapet diskon 20% lalu tax refund.  Tips belanja di bicester buat kalian yang ngga suka bejubel datanglah pagi hari, usahakan jam 10 udah sampai di sini, outlet di sini buka dari jam 10 pagi sampai jam 18.00. Siang sedikit sudah seperti pasar kaget bahkan masuk ke dalam tokonya harus antri, karena demi kenyaman memilih barang di dalam, maka masuk ke dalam outlet dibatasi sesuai kapsitas ruangan. kali ini hanyaCara beli longchamp tas dan belt, sepatu sendal clark, gelang tory burch. Entah kenapa begitu melihat banyak sekali orang saya jadi ilfil untuk liat liat barang.

Day. 3 Stroll around Trafalgar square- national Gallery Museum-China town- Bigben – London Eye

Trafalgar square, ini salah satu tempat iconic of london letaknya ngga jauh dari National gallery museum. Dari tarfalgal ini kita bisa melihat bigben dari kejauhan, lalu lalang bus tingkat yang menjadi ciri khas kota london, burung burung dara yang beerbangan di pelataran, Di trafalgar square ini ada 2 air mancur, nelson statue dan patung singa perunggu yang besar. Setiap sudut kota london itu unik menurut saya dan  fotogenik, sayang jika tidak berfoto. Suatu hari nanti saya punya rencana untuk pergi ke london sendiri dan membawa kamera SLR, saya ingin hunting foto sebanyak banyaknya.

dari trafalgar menuju National gallery museum, yang berisi lebih dari 1000 lukisan dari jam abad 17 sampai sekarang. Sejujurnnya saya betah lama lama di museum ini denga menikmati setiap lukisan, mengagumi  tekniknya sambil miris inget cita cita jadi pelukis yang kandas hahaha…karena tidak diijinkan ortu dulu

Akibat perut yang memanggil manggil untuk diisi maka perjalanan selanjutnya adalah makan siang, di China town makanan asia rekomndasi Intan, teman saya yg sedang kuliah di London. Menuut saya makanan di tempat ini mirip dengan masakannya Solari. selesai makan lanjut ke Bigben, wuidih banyak banget orang sampai bingung cari space foto. Tips dapet angle oke saat foto di iconic place suatu kota, followlah instagram kota setempat, maka akan banyak foto yang menginspirasi, atau ikutilah sudut sudut yang dipakai untuk foto prewedding, setiap saya pergi ke tempat tempat iconic pasti saja selalu ketemu acara foto prewedding, agak mengiritasi sih tapi asyiknya dapat sudut yang oke. hahaha

Day 4. Hyde Park-Green Park – Buckingham Palace – Science museum – LSE – oxford street-Tower bridge

Di inggris ini banyak sekali park, taman dengan area super luas, pohon yang rindang, jalan yang lebar diantara rerumputan, kursi taman di setiap area yang rindang, burung burung, tupai bebas berkeliaran.

tips ke buckingham palace; pilihlah hari dan waktu di mana terjadi upacara pertukaran prajurit ( changing guard). ketka kami datang jadwalnya dalah senin – rabu dan jumat jam 9.00-10.00

Day 5. Windsor Castle

Kerajaan inggris punya 3 istana yaitu Buckingham, windsor castle dan satu lagi di edinburg. Hari ini mengunjungi edinburg yg fotonya udah 3 tahun kadi wallpaper HP.

 

 

Day 6. Greenwich

Karena tinggal di nottinghill, so how to get Greenwich  from nottinghill? So eassy! Tinggal naik tube dari notting hill tube station turun di bank station lalu dari bank station  naik DLR (Docklands Light Railway) turun di Cuttysark inget yah bukan Cutie Shark. Udah deh dari cutty shark tinggal jalan ke beberapa spot turis di Greenwich, antara lain Greenwich market, Naval maritime college, Royal Observatory museum, Greenwich Park, Queen’s house. Berhubung ngantuk dan ada coffee shop, ngopi dulu plus makan cupcake, saya pilih yang caramel, hmmm yummmy enak banget guys!

Hal wajib yang dilakukan adalah makan jajanan di Greenwich market entah apa namanya tapi enak dan halal ( udah nanya sama mamang yg jual, ini mamang mamang di sini kebanyak orang india sama chinese). hal wajib berikutnya dalah foto di halaman Old naval maritime college sebab di sini epik banget dengan adanya 2 tower milenium Pier, berasa jadi pemain film Thor wkwkwk. Yep disini adalah lokasi film Thor.

Lalu lanjut Ke Queen’s House yg terletak di sebrang jalan. Di sini berupa galeri lukis dan yang unik dari bangunan ini adalah tangga spiral. Lalu nyobain baju kerjaan jaman dulu, free juga. Cuman pas dilihat ngga cocok sebab kostumnya kostum cowok wkwkwk. dari Queen’s house lalu jalan kaki menuju Royal observatory museum melintasi greenwich park dan kita ketemu tupai cute disitu. Tupainya doyan banget m&m dan ngikutin kita dari belakang haha, seumur umur baru liat tupai Live, biasanya kartun nya aja. Ternyata kalo diperhatiin dari deket Tupai itu lucu loh, kalo makan itu dipegangin pake tangan hihi

Menuju Royal observatory museum jalanan nanjak ya, tapi diasikin aja, gimana enggak? udaranya sejuk kayak dalem kulkas. masuk museum ini bayar kalo nggak salah 20 pundsterling. hal yang wajb dilakukan disini adalah berdiri di atas garis meredian. Masih inget kan apa itu garis meredian? yaitu garik yang membangi belahan bumi barat dan timur ( bujur barat dan bujur timur). lalu menyeusuri garis meredian itu sehingga kita bisa lihat pembagian waktu berdasarkan GMT.

Day 7. Bath Spa

Dari london menuju Bath Spa sekitar 1 jam 40 menit naik kereta. waktu sampai di stasiunnya tertulis ” bath spa”. lalu saya bertanya  kok “kok bath spa sih?”. karena saya kira namanya cuma bath, knapa di bilang psa karena ada pemandian air anget alami di sini. berjalan kaki sekitar 3 menit langsung sampai di pertokoan dengan desogn modern, langsung masuk salah satu toko dan keluar dengan baju yg baru di beli hahaha. dari pertokoan modernya, saya menuju ke kota tuanya. wiiih cantikkk bangettt. saya meewati gang gang rumah penduduk tak satupun yang tidak tertata apik, semua artistik. betul betul cantik hingga ke sudut-sudut kecilnya.

terobsesi ingin melihat kota bath dari atas saya tergoda untuk bersama sama mencoba tour Abbey Church menaiki 206 anak tangga. dan ternyata tidak seperti yang kita bayangkan, itu adalah tour sejarah dan perawatan gereja. hahaha bukan tour roof top.

Day 8. Covent Garden – Dominique Ansel

nah, selain oxford street yang berisi deretan toko toko dan juga harrods ( mending ke harrods merem aja dan baru melek di gift shopnya deh), adalagi covent garden! dan hei! entahlah saya suka penataan toko toko di covent garden, nice ! Mau ikutan beli Jo Malone, ngga jadi karena entah kenapa idung ini gatel saat nyium semerbak jo malone. Di hari terakhir ini kita mau nyobain cookie shot di Dominique ansel lokasinya deket sama terminal Victoria coach. Cookie shoot itu adalah, cookies yng dibentuk kaya gelas kecil ( sloki) trus dilapisi coklat padian permukaan dalemnya dan dituangu susu. karena ngga ada isian minuman lain selain susu, jadi saya cukup sebagai penonton yang tabah sembari berhayal seandainya ada pilihan espresso!

yang menarik tentang london dari kacamata seorang trilis:

  • Asyiknya belanja di London adalah barang bisa dibalikin dan langsung diganti uang
  • semua museum di kota london free biaya masuk
  • ngga akan menemukan EXIT, kecuali way out
  • british guy atau londoner ya ? apakah london bisa mewakili inggris?–>  ramah, cakep, family man, baik, suka memuji
  • makanan khas inggris hampir ngga ada, di dominasi makan india, china dan italy
  • nonton theater adalah hal wajib saat mengunjungi london, beli lah jauh jauh hari atau beli lah online saat masih di indonesia. I missed the theatre show!

 

See you di benua selanjutnya…nantikan cerita di greece…stay follow this blog 😉

Advertisements