Tahun ini merupakan tahun dengan record travel abroad yang lebih banyak dari tahun sebelumnya. Di luar rencana iya, kalo di luar ekspektasi tentu bukan 🙂

it was a honor for me to be part of IFCC travel scholarship, I wish to express my deep gratitude to the IFCC President Professors Maurizio Ferrari and IFCC Presodent Elect Professor Howard Moris

Kali ini perjalanan saya ke Athena bukan untuk berlibur, tapi saya dapat scholarship travel grant untuk menghadiri Euromedlab congress di Athena. Euromedlab adalah kongres paling bergengsi di Eropa untuk bidang kimia klinik ( bidang pekerjaan saya).  Nah scholarship ini dibiayain oleh IFCC yaitu international federation of clinical chemistry, IFCC memberikan kepada 1 orang untuk 1 negara. Beruntung pertama kali mencoba apply dan langsung dapat. Alhamdulillah

Kalo mau tau apa saja sih yang saya dapatkan selama dikongres, silakan baca tentang pengalaman saya di IFFCC eNews tanggal 14 Juli nanti, saya akan share di sini kalau sudah terbit. Nah untuk kali ini saya akan cerita tentang kota Athena dan kecantikannya. Ini adalah pengalaman pertama ke eropa saat summer ! Enaknya pergi ke eropa saat summer adalah beban koper yang tidak terlalu berat karena cukup membawa baju tipis tipis saja 😀

Breakfast at the hotel’s balcony with the parthenon view

Saya sampai di athena hari sabtu dibutuhkan waktu sehari untuk aklimatisasi supaya saat kongres bisa konsentrasi. beruntung ketika sampai di athena matahari masih tinggi padahal saat itu jam 3 waktu setempat, yap! selama summer siang hari menjadi lebih panjang, matahari baru mulai terbenam jam 21.45. Saat itu bulan ramadhan tentu saja buat umat muslim di sana puasa yang jatuh saat summer memerlukan kekuatan ekstra karena puasa menjadi lebih lama. Kebetulan saat sampai di athena saya kedatangan tamu bulanan jadi saya bebas wisata kuliner tentunya :), tamu yang datang di waktu yang tepat.

Alphabeth, Alpha beta . please read this properly ! haha

Saya menginap di lereng gunung lycabettus, sekitar 45 menit dari bandara, setelah check ini dan meluruskan kaki sebentar, maka perut mulai berteriak minta diisi. Makan malam namanya tapi di luar sana masih terang, rasanya luc menyebutnya dinner tetapi masih terang, rasanya seperti lunch. Hotel tempat saya menginap deket dengan kolonaki, ini adalah pusat outlet dan makanan,  welathy and upmarket district. Oia disitu saya melihat ada suatu butik besar designer indonesia namanya “xxxxxx”, hebat banget, langsung ngayal seandainya hobby design baju pas masih SMA diterusin sampai sekarang mungkin udah punya butik di eropa (#mimpi). dinner malam itu adalah di barbounaki ( jangan harap nemu tulisan begini ya di sana, tulisan di sana semua menggunakan huruf yunani kuno contohnya begini Ελληνικό αλφάβητο). Saya suka senyum senyum sendiri setia kali melihat huruf huruf itu sebab di kepala saya langsung bermunculan rumus rumus dan sitokin sitokin kemokin kemokin yang mengandung huruf yunani kuno itu. anyway, tempat makan ini sangat reccomended, enak semua dan pelayannya ramah sepenuh hati ketika kita minta mereka untuk fotoin kita.

Athena tidak terlalu luas, dan untuk saya yg hanya punya waktu sehari untuk explore athena rasanya pilihan mengelilingi kota dengan HOHO adalah pilihan yg paling pas.

Mengunjungi kota athena seperti menyusuri puing puing sejarah, mengingat kembali sejarah Romawi dan Yunani kuno. kalau kalian suka sejarah eropa pasti betah berlama lama di sini sebab banyak seklai museum museum peninngga;an masa lalu di sini, sayangnya saya ke sini tidak punya cukup waktu untuk mengunjungi satu persatu. Selama di sana saya hanya ke parthenon, monasterakis dan menyaksikan changing guard di pusat kota.

dewi Athena sedang berpose #LOL
Mt lycabettus from the distance. can you see the mt behind me?

1. Parthenon, yang dibangun di atas bukit (akropolis). Pada sekitar tahun 1300 SM, Akropolis merupakan tempat tinggal para raja, sekaligus merupakan tempat pertahanan terakhir jika kota Athena diserang. Setelah Zaman Kegelapan, kota Athena tidak lagi dipimpin oleh raja, tempat ini menjadi tempat suci bagi dewi Athena, dan orang Athena membangun kuil untuknya di sana. Kuil Athena pertama di Akropolis pertama kali dibangun pada periode Arkaik dan dibuat dari batu kapur. Ketika pasukan Persia menaklukan Athena dalam Perang Yunani-Persia, mereka menghancurkan kuil itu, tepat sebelum Pertempuran Salamis pada tahun 480 SM.  Saat ini parthenon menyedot pengunjung wisata kurang lebih 30ribu orang setiap bulannya, sungguh warisan masa lalu yang sangat bernilai. untuk melihat puing puing ini wisatawan harus merogoh 21 Euro. dari parthenon ini kita bisa melihat puncuk gunung Lycabettus, di kejauhan.

Changing Guard Ceremony

2. Changing guard ceremony. Di sini saya beruntung bisa melihat ceremony ini setelah pada liburan bulan mei lalu saya gagal menyaksikan changing guard di buckingham palace, ya memang tak tergantikan dengan yang disini lah, tapi jadi engalaman unik. Guard disini cute deh, bayangkan wajah wajah guard yang seram itu pakai legging dan rok mini serta sepatu yang ada hiasan bola bolanya, hihi cute banget kan. jauh dari bayangan guard seperti di buckingham yang elegan. Changing guard ceremony ini setiap hari minggu jam 10 pagi, jadi changing guardnya setiap hari tetapi ceremony-nya hari minggu saja.

monasteraki , flea market

3. Monasterakis, adalah pasar tradisional di dekat plaka ( kota tuanya athena), di pasar ini mejual aneka sovenir dengan harga miring walaupun ngga miring, Yunani saat ini telah bangkut jadi barang barang hargaya mahal, sebagai contoh untuk perbandingan, di UK saya bisa mendapatkan 3 magnet untuk 1 poundsterling, di athena ini 1 magnet harganya 2.5 Euro ( ngga asik ). Lalu untuk makanan khas yang di jual di athena mirip dengan oleh oleh umroh ada pistachio, buah tin ( fig), kurma, selain greek delight, jug ada baklava. Oia, ngomong2 tentang baklava akhirnya ngidam beberapa bulan lalu kesampaiannya di Athena, yep first experience eating baklavas. Enak sih tapi kalo kebanyakan enegh. Saya juga beli kue kue tradisonal Greek, salah satunya saat dibuka ternyata kue salju ( khas lebaran) yang terbuat dari kacang almond hahaha…

4. Lycabettus. Di puncak mt. Lycabettus selain terdapat gereja ada juga rumah makan yang menyuguhkan makanan lezat dan pemandangan kota athena yg serupa permadani dengan dominasi warna putih. Menuju ke rumah makan ini menggunakan cable car.

Summer breeze

4. Santorini. semua bilang sekalian dong ke santorini, akibat rencana extend batal karena hari senin selasa menjelang lebaran sudah di sambut meeting2 penting, juga temen yang ngga jadi ikutan, maka santorini degan berat hati di coret. Tetapi apadaya jika Allah SWT yang berkehendak, rejeki itu bisa datang melalui siapa saja! hampir loncat dari kursi saat dikabari akan ke santorini sebelum kembali ke indonesia!

the blue church – santorini in the fully sunny day

Dulu, Santorini dikenal dengan nama Stongili dari bahasa Yunani yang berarti “Bundar”, pada tahun 1500 SM, terjadi letusan gunung berapi yang menenggelamkan bagian tengah Santorini (Letusan gunung berapi sempat terjadi berkali-kali di pulau ini, di antaranya pada tahun 1570-an, 1650, 1707, 1866-1870, 1925-1926, 1928, 1939-1941, dan 1950). Tahun 1100 SM ketika Lakonia mulai menduduki pulau nama stongili diganti menjadi TheraPada tahun 1200 dan 1579, pulau ini sempat berada di bawah kekuasaan Byzantium dan Venesia. Orang-orang Venesia mengganti nama Thera menjadi Santorini, yang diambil dari Saint Irene, sebuah gereja di pulau itu.  referensi

Oia, informasi tentang wisata kuliner di athena dan santorini sudah saya share di fb international traveler, silakan baca aja di link ini  makan makan

sampai jumpa di tulisan berikutnya

 

Advertisements